Formula E 2022 di Jakarta Banyak Masalah

Formula E merupakan ajang balap mobil dengan kursi tunggal menggunakan Mobil Listrik. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan untuk pentuan lokasi balap Formula E 2022 masih menanti perwakilan dari panitia Formula E Operation (FEO).

Resmi, Formula E di Jakarta Digelar pada 4 Juni 2022 | Republika Online

“Formula E seperti yang sudah saya sampaikan kita masih menunggu perwakilan dari FEO Formula E yang akan datang ke Jakarta,” ujar Wagub DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (3/11/2021) malam.

Dari Direktur Pengembangan Bisnis Jakarta Propertindo (Jakpro) yang merupakan Managing Director Formula E, Gunung Kartiko menjelaskan bahwa penetapan dari lokasi sirkuit Formula E akan mundur selama sebulan.

Padahal awal penetapan lokasi sirkuit Formula E akan dilakukan pada akhir Oktober 2021. Akan tetapi Oktober telah usai dan saat ini bergeser ke akhir November 2021.

Lokasi Baru Kejuaraan Formula E di DKI Jakarta Bakal Segera Diumumkan -  INDOSPORT

“Kemungkinan penentuan (lokasi sirkuit) akhir November sudah ditentukan,” ujar Direktur PB JakPro Gunung. Menurut Gunung, penetapan lokasi circuit Formula E masih menanti team dari Formula E Operation (FEO) sebagai operator balap mobil listrik itu. Team FEO gagasannya akan datang di Jakarta tengah November 2021 dan harus jalani karantina sepanjang lima hari. Melarnya penetapan tempat circuit itu, kata Gunung, sebagai keinginan FEO yang inginkan ada peralihan agenda lawatan.

Fakta dari Formula E 2022

Menurut Trenoto, bahwa Jakarta sudah resmi menjadi tuan rumah ajang Formula E 2022 pada 4 Juni 2022. Keputusan ini dilansir oleh FIA World Motor Council di Paris, 15 Oktober 2021. Pada 2019 lalu, Fédération Internationale de l’Automobile (FIA) sebagai pelaksana Formula E menerangkan argumen penyeleksian Jakarta sebagai salah satunya tuan-rumah pegelaran Formula E 2022. Disebutkan Chief Championship Officer Formula E, Alberto Longo, kota Jakarta mempunyai misi visi yang serupa berkaitan dengan desas-desus lingkungan.

“Dan alasan mengapa Jakarta adalah karena gubernur memiliki visi yang sama. Dan visinya tidak lebih dari kita perlu merawat bumi kita, kita perlu saling menjaga sebagai orang yang hidup di kota besar dan polusi di kota-kota semakin banyak. Ini (Formula E) juga merupakan senjata melawan perubahan iklim dan melawan polusi kota,” kata Longo di Monas, Jakarta Pusat (20/9/2019).

Perlu ongkos yang cukup banyak untuk mengadakan balap mobil dengan mesin listrik seperti Formula E. Pemerintah provinsi DKI Jakarta menjelaskan rugi akan terjadi bila Formula E cuman satu kali diadakan di Jakarta. Salah satunya kerugiannya, menurut Pemerintah provinsi DKI, infrastruktur Formula E 2022 yang sudah dibuat pada akhirnya tidak dapat digunakan optimal.

Berdasarkan keterangan Pemerintah provinsi DKI Jakarta, Dana atau commitment fee Formula E 2022 sejumlah Rp 2,3 triliun, sementara ongkos realisasinya yaitu Rp 4,4 triliun. JakPro menjelaskan jika ongkos penerapan Formula E tiap tahunnya Rp 150 miliar. Jakpro pastikan ongkos ini tidak mengambil sumber dari APBD, tetapi lewat sponsorship atau faksi ke-3 .

Anggaran Formula E di DKI Jakarta Rp360 Miliar

Baca Juga: Bansos DKI Jakarta Menunggu Pemerintah Pusat

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.